5 Cara Mengajari Anak Membaca Tanpa Mengeja dengan Cepat

 

 

Masih ingatkah Ibu ketika dulu belajar membaca? Kini giliran Ibu yang mengajari anak guna membaca. Meski di sekolah ia telah diajari, namun ia pun membutuhkan doktrin di lokasi tinggal dan disinilah peran Ibu serta Ayah sebagai guru di rumah. Namun, bagaimanakah teknik mengajari anak menyimak tanpa butuh mengeja? Inilah tips-tips yang dapat Ibu jajaki lakukan. Simak terus ya, Bu.

1. Memperkenalkan Huruf dengan Cara yang Menyenangkan
Pertama-tama, anak mesti mengenal huruf terlebih dulu. Bila anak sama sekali belum mengenal atau masih tidak cukup menguasai huruf, maka teknik memperkenalkannya mestilah dengan teknik yang menyenangkan. Mengapa? Sebab anak-anak bakal lebih cepat untuk menciduk dan menghafalnya, Bu.

Caranya dapat dengan memakai flashcard huruf yang disertai dengan gambar dan warna-warna yang cerah. Bisa pun dengan berdendang sambil menyimak tabel huruf yang ditempelkan di tembok. Perkenalkan pengucapan setiap huruf dengan benar, sebab ini bakal sangat dominan pada teknik ia menyimak nantinya.

2. Mengajari Anak guna Menghafal Suku Kata
Setelah anak telah mengenal dan menguasai huruf, maka teknik mengajari anak membaca menginjak tahapan perkenalan suku kata. Kini ia usahakan diajari guna menghafal suku kata yang terdapat di dalam konsonan B hingga Z dan dibuntuti huruf vokal A, I, U, E, dan O. Contohnya seperti: ba, bi, bu, be, bo, ca, ci, cu, ce, co, dan seterusnya. Secara bertahap, biarkan anak guna menghafal suku kata-suku kata tersebut.

3. Ajak Anak guna Membaca Suku Kata yang Variatif
Tahap ketiga ialah memperkenalkan dan mengajari anak untuk menyimak suku kata yang lebih variatif namun masih gampang untuk dihafal anak dan berakhiran huruf vokal. Misalnya ialah bu-ku, bo-la, lu-ka, bu-ka, dan sejenisnya. Hindari untuk mengenalkan suku kata yang mempunyai akhiran huruf mati agar anak menguasai etape ini lebih dulu.

Jika anak masih kendala untuk memahami, pulang lagi ke etape sebelumnya sampai ia terbiasa dan mengetahui dengan benar suku katanya. Seperti ini:
• ba, ca, da, fa, dan seterusnya
• Bi, ci, di, fi, dan seterusnya
• Bu, cu, di, fi, dan seterusnya
• Be, ce, de, fe, dan seterusnya
• Bo, co, do, fo, dan seterusnya
4. Memperkenalkan dan Mengajarkan Huruf Mati
Pastikan anak telah lulus etape ketiga sebelum menginjak tahap keempat ini ya, Bu. Di etape ini, Ibu sudah dapat untuk mengenalkan dan mengajarkan huruf mati untuk anak. Caranya ialah dengan mengenalkan huruf-huruf laksana “ny”, “ng”, dan sejenisnya.
5. Melatih Anak Membaca Kata Secara Utuh
Cara mengajari anak menyimak tanpa melafalkan mungkin terdengar susah ya, Bu. Pada tadinya anak mungkin pun akan mendatangi kesulitan, sampai-sampai ia mesti melafalkan terlebih dulu. Di sini Ibu lah yang mesti rajin dan pantang menyerah untuk mengajar anak supaya ia dapat menyimak tanpa mengeja. Ajari anak dengan cara belajar yang cocok dengan karakternya, maka lama-kelamaan ia bakal mulai fasih membaca.
Apa Sih Beda Teknik Mengeja dan Teknik Tanpa Mengeja?
Sebenarnya tidak ada tidak sedikit perbedaan salah satu kedua kiat belajar menyimak tersebut, Bu. Bedanya ialah bila pada teknik melafalkan anak diajarkan untuk melafalkan penggabungan dua huruf, sementara pada kiat tanpa melafalkan anak langsung diajarkan guna menghafal suku kata laksana pada misal di atas.
Tips Menerapkan Teknik Tanpa Mengeja
Supaya bisa sukses menerapkan kiat tanpa mengeja, maka dibutuhkan tips-tips khusus, Bu. Berikut tips-tipsnya:
1. Gunakan media belajar. Ibu usahakan memakai media belajar yang simpel tapi unik minat anak guna belajar. Contohnya saja flashcard, buku, tabel, atau huruf magnet.
2. Ajari anak seraya bermain bersama. Ciptakan masa-masa belajar seraya bermain supaya suasananya terasa mengasyikkan dan tidak cepat menciptakan anak bosan.
3. Batasi waktunya. Jika belajar terlampau lama, anak barangkali akan merasa bosan. Untuk tersebut usahakan Ibu memberi batas waktu belajarnya dan perlahan tingkatkan frekuensinya. Misalnya melulu satu jam dalam sehari, lantas pada minggu berikutnya satu jam dengan dua kali sesi dalam sehari, dan seterusnya.
4. Sesuaikan dengan mood anak. Siapapun tidak bakal mau belajar ketika suasana hatinya sedang tidak enak, Bu, khususnya anak-anak. Ajari anak ketika ia merasa senang dan bersemangat, maka hasilnya pun bakal lebih baik dikomparasikan saat ia sedang Kursusu dan lelah.
Nah, itulah teknik mengajari anak menyimak dengan kiat tanpa melafalkan yang dapat Ibu praktikkan di rumah. Ingat ya, Bu, masing-masing anak memiliki keterampilan yang berbeda-beda, jadi tidak perlu mencocokkan ia dengan anak lainnya. Tetap ajari anak guna belajar menyimak sesuai keterampilan dan karakternya. Selamat mengajari anak, Bu. Semoga ia segera mahir setelah mengikuti kegiatan Gerakan Membaca.
Ibu hendak berkonsultasi seputar anak? Konsultasikan saja di laman Tanya Pakar. Di sini seluruh pertanyaan Ibu akan dibalas secara langsung oleh ahlinya. Pastikan Ibu telah registrasi terlebih dulu untuk dapat menggunakan fitur itu ya, Bu.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *